Jumat, 17 Juni 2011

social network

dari friendster-facebook-twitter-skype, kayaknya yang judulnya social network g ada matinya ya? :)
tapi bersyukur banget ada media ini, karena disinilah kami (aq dan dy) bertemu.

baru sadar kalo kami sebenernya udah pernah berada dalam lingkungan yang sama sejak sekolah menengah pertama, tapi tidak pernah ketemu dan saling tau, haha, aneh rasanya mengingat kelas kami yang sebenarnya tidak terlalu jauh. mungkin allah emang belum menakdirkan kami untuk berteman waktu itu.


dipertemukan kembali saat kami masuk sekolah menengah akhir. yang ini lebih lucu lagi, waktu tingkat 1, letak kelas.q tepat satu lantai di atas kelasnya, pernah melihat, sekedar tau dan tidak kenal bahkan nama pun tidak. kami berkutat dengan kehidupan sekolah masing-masing, berbeda kelas, beda teman, beda pacar tentunya, haha...dipisahkan oleh jarak yang sbetulnya dekat tapi terasa jauh waktu itu.

mungkin jika aq boleh menghitung, tidak lebih dari 5 kali kami saling menyapa atau berbicara selama 3 taun di bangku sma, ya, hanya sekedar tau tapi tidak kenal.


tahun pertama kami kuliya, ketika sedang happening friendster, kembali aq bertemu dengannya, kali ini lebih berani menyapa, hanya menyapa, menanyakan hal remeh temeh yang tentunya basi untuk ditanyakan, haha.., tau diri karena waktu itu dy masie jalan dg seorang wanita yang notabene adalah temen skulah.q dan aq pun  masie dobel jadi hanya berani mengekspresikan diri lewat sapaan garing :)

3 taun berlalu, kaum muda-tua-anak2 digemparkan dengan kehadiran mukabuku, facebook :p
untuk kesekian kali, kami bertemu lagi, dengan status yg sama2 single, tiada tendensi, kami terhubung kembali,
kata sapaan pertama.q "bal..iqbal..yaopo kabare?" haha, garing banget,.
akhirnya acara lanjut pada telpon dan saling berkirim pesan, tidak perlu waktu lama, entah karena apa akhirnya kami dekat, tidak perlu merasa harus menyembunyikan rasa, mengalir saja seperti hujan yang turun dari langit dan menetes pada genting rumah dan turun dengan riangnya pada tanah kering itu, hati kami pun basah sepertinya :)

pertemuan perdana kami adalah saat dy menuju rumah u/ liburan kuliya setelah sidang skripsinya kelar. memintalah dy pada.q u/ menemuinya di stasiun kereta saat itu. bodohnya aq menyanggupinya :)
tidak pernah bisa melupa senyum terkembang di bibirnya saat itu. indah. berjanji u/ bertemu lagi setelah itu, ooh hati.q leleh.

sampai saat ini, dua tahun setelah pertemuan itu, ketika kami telah memutuskan u/ naek kelas dalam menjalin hubungan kami, tidak pernah lupa bagaimana kami dipertemukan kembali, thx buat orang yang telah mampu bikin social network, terima kasie yang lebih besar adalah buat allah yang telah menciptkan manusia yang mampu membuat social network :))

semoga keinginan tulus kami untuk menyempurnakan separuh agama kami selalu diberikan kelancaran dan ridhoNya.

*thx for loving me with all my shortage